Kamis, 05 September 2019

Fiksi : Kisah Persahabatan Tikus dan Singa



Pada jaman dahulu, disebuah hutan hiduplah berbagai jenis binatang yang tinggal secara individu maupun berkelompok. Masing-masing dari binatang yang ada di hutan tersebut memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda, dengan adanya hal tersebut membuat kehidupan di hutan berlangsung berimbang dari segi rantai makanan karena saling mengisi satu sama lain.
Binatang yang terkenal sebagai penguasa rimba ialah Singa yang sangat buas dan garang, yang membuat seluruh penghuni hutan sama sekali tidak ada yang berani padanya, janganlakan melawan, ketika bertemupun pasti langsung lari ketakutan. Pernah suatu kali sang singa yang sedang sangat kelaparan mendapati tikus yang sedang sendirian memakan buah apel di tengah hutan. Dengan hanya sekali sikat sang singa langsung dapat dengan mudah menginjak dan menangkap tikus tersebut. Tampak wajah tikus yang sangat ketakutan sedang terapit pada kaki singa yang baru saja telah menangkapnya. Sang singa yang melihat hal itu merasa enggan lalu membatalkan niatnya untuk memakan tikus tersebut, singa berkata kepada tikus bahwa tubuh nya yang besar tersebut tidak akan kenyang jika hanya dengan memakan tikus yang hanya seukuran ibu jari kakinya, hingga  singa pun pada akhirnya menyuruh tikus untuk pergi.
Suatu ketika datanglah seorang pemburu yang ingin menangkap seekor singa tersebut dengan maksud sebagai koleksi untuk kebun binatang pribadinya. Penangkapan dilakukan dengan cerdik dan sempurna, karena ia menggunakan jebakan berupa tali-tali tampar yang diikat pada batu besar yang cukup banyak dan berat, sehingga singa yang tadi melewati jebakan tersebut langsung lumpuh seketika oleh tali-tali yang mengikat tubuhnya dengan batu yang sangat berat, dan sang singa pun tidak dapat berbuat apa-apa dan hanya bias berpasrah.
Sampai pada suatu ketika, lewatlah tikus di sekitar tempat singa tersebut terjebak, tikus yang masih ketakutan itupun juga langsung lari melihat singa tersebut. Dengan tubuh yang terikat sang singa kemudia meraung meneriaki tikus, sehingga tikus pun teringat akan perbuatan baik yang pernah dilakukan singa waktu itu ketika ia dilepaskan pergi dan singa tidak jadi memakannya. Dengan perasaan setengah ketakutan tikus pun mendekati singa dan kemudian berpikir untuk membalas kebaikan tersebut. Kemudian muncullah ide cemerlang tikus untuk menggigit sedikit demi sedikit tali tampar yang melilit tubuh singa tersebut. Berjalan kurang lebih 1 jam terlepaslah semua ikatan tali yang menjerat singa tersebut. Sang singa pun terharu atas perbuatan tikus yang telah menolong dan menyelamatkan nyawanya. Semenjak saat itu tikus dan singa bersahabat dan memiliki hubungan baik.

0 komentar:

Posting Komentar